Ini 2 Aplikasi Penting Saat Traveling di Paris

travel app paris

Beberapa aplikasi bisa sangat membantu Anda saat traveling ke negara asing atau ke luar negeri, entah untuk mempermudah navigasi atau memberikan informasi tempat-tempat menarik yang layak dikunjungi. Nah untuk kota Paris, ini dia 2 aplikasi yang kami rekomendasikan untuk Anda miliki dan gunakan saat traveling di Paris, Prancis. 

Ini dia 16 Jalur Kereta Metro di Paris, Prancis

peta jalur naik kereta metro di paris metro line station

Kereta Metro adalah saah satu sarana transportasi umum yang paling banyak digunakan di kota Paris, baik oleh warga lokal maupun wisatawan karena dianggap cepat dan efisien, dan menjangkau hampir semua sudut di pusat kota. Jika Anda traveling ke Paris, kemungkinan Anda juga akan menggunakan kereta bawah tanah ini setidaknya satu atau dua kali. Nah untuk mempermudah Anda mengenali dan memeahami jalur kereta Metro di Paris, sudah kami siapkan informasi detail mengenai kereta ini. Let's check it out!

2 Bandara Internasional Paling Terkenal di Paris, Prancis

Bandara Internasional Paling Terkenal di Paris Prancis Charless De Gaulle Airport

Traveling ke Paris tidak akan terlepas dari 2 bandara internasional di Paris ini, terutama jika Anda terbang langsung dari Indonesia. Nah sebelum Anda tiba, ada baiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu informasi tentang bandara kedatangan Anda di Paris agar navigasi Anda lebih lancar dan menyenangkan :). Nah, berikut kami sajikan info tentang dua bandara paling terkenal di Paris yang perlu Anda ketahui. Check it out!

1. Paris Charles de Gaulle Airport (CDG) 
Paris Charles de Gaulle Airport atau sering juga disebut Roissy Airport adalah bandara paling terkenal dan terbesar di Prancis, dan terbesar kedua di Eropa. Bandara ini berperan sebagai bandara internasional utama yang melayani penerbangan ke berbagai negara, menjadi tempat kantor pusat Air France, dan juga penerbangan murah seperti EasyJet. Meskipun posisinya sebagai bandara kota Paris, bandara ini sebenarnya tidak tepat berada di kota Paris melainkan terletak sejauh 26 km sebelah timur laut kota Paris, Prancis.

Bandara Charles de Gaulle pertama kali dibangun pada tahun 1966 dan dibuka pada tahun 1974 setelah namanya berganti dari Aéroport de Paris Nord (Paris North Airport) menjadi Charles de Gaulle Airport. Nama barunya ini berasal dari nama pendiri republik ke-5 Perancis yang juga merupakan presiden Prancis dari tahun 1959-1969. 

Pada tahun 2017, bandara ini melayani 69 juta lebih penumpang dan dan 475 ribu penerbangan yang menjadikannya bandara paling sibuk ke-10 di dunia dan ke-2 di Eropa (setelah Bandara Heathrow London). 

Bandara Charles de Gaulle mencakup area seluas 32,38 km2 yang termasuk ke dalam 3 wilayah yaitu Seine-et-Marne, Seine-Saint-Denis, dan Val-d'Oise. Terminalnya sendiri terbagi menjadi 3, yaitu terminal 1, 2, dan 3. 

* Terminal 1
Terminal 1 merupakan terminal tertua, didesain menyerupai bentuk gurita. Terminal ini menjadi tempat fungsi-fungsi utama bandara seperti counter check in dan tempat pengambilan bagasi. 7 bangunan satelit (kecil) yang mengelilingi bangunan pusat memiliki boarding gate dan masing-masing terhubung dengan bangunan pusat melalui jalan bawah tanah. 

Bandara Internasional Paling Terkenal di Paris Prancis Charless De Gaulle Airport
Terminal 1, dengan 7 bangunan 'satelit' mengelilinginya
Bangunan utama/pusat terdiri dari 9 lantai: 
Lantai 1: diperuntukan untuk kepentingan teknis operasional bandara dan tidak untuk akses publik. 
Lantai 2: menjadi tempat toko dan restauran, counter check in, dan juga tempat kereta shuttle (CDGVAL) untuk ke terminal 2 dan juga ke pusat kota Paris. 
Lantai 3: sebagian besar counter check in berada di lantai ini. Dan dari lantai ini juga penumpang bisa mengakses ke tempat tunggu taksi, bus, dan kendaraan jemput khusus. 
Lantai 4: penumpang yang memegang boarding pass bisa mengakses lantai ini yang berisi toko-toko bebas pajak dan juga tempat border kontrol untuk boarding gate. 
Lantai 5: adalah tempat pengambilan bagasi untuk penumpang yang baru tiba. 
Lantai 6-9: diperuntukkan untuk tempat parkir dan juga kantor bandara. 

Hints: 
Jalan antara lantai 3, 4, dan 5 memiliki penutup melingkar bening seperti pipa besar dan sering dipakai untuk lokasi syuting film. 

* Terminal 2
Terminal 2 terbagi menjadi 7 sub-terminal yaitu 2A-2G. Subterminal 2A-2F dihubungkan dengan jalan inter-terminal, namun untuk 2G yang merupakan bangunan cabang terpisah (sejauh 800 m) terhubung melalui shuttle bus dari terminal 1, 2A-2F, dan 3. Terminal 2G didedikasikan untuk penerbangan lokal dengan pesawat Air France, pesawat dengan kapasitas kecil, dan untuk penerbangan antar wilayah Eropa (Schengen area) sehingga tidak ada kontrol paspor.

Bandara Internasional Paling Terkenal di Paris Prancis Charless De Gaulle Airport

Stasiun kereta shuttle antar terminal bandara CDG (CDGVAL), kereta RER, kereta TGV, dan stasiun Charles de Gaulle 2 TGV semuanya berada di kompleks terminal 2, yaitu antara terminal 2C-2E (di satu sisinya) atau antara terminal 2D-2F (di sisi seberangnya). 

* Terminal 3 
Terminal 3 terletak sejauh 1 km dari Terminal 1. Terminal 3 terdiri dari satu bangunan yang difungsikan untuk kedatangan dan keberangkatan. Jarak untuk perjalanan kaki dari terminal 3 ke terminal 1 adalah sejauh 3 km, namun penumpang bisa naik kereta RER CDG Airport Terminal 1 dan kereta yang stasiunnya hanya berjarak 300 m. Terminal 3 tidak memiliki boarding gate, sehingga penumpang dari terminal ini dibawa dengan bus menuju ke tempat pesawat. 

Roissypôle 
Selain bangunan terminal, bandara Charles de Gaulle juga memiliki satu area yang disebut Roissypôle yang merupakan sebuah kompleks di dalam area bandara Charles de Gaulle yang terdiri dari bangunan kantor, tempat belanja, hotel, stasiun bus dan stasiun kereta RER B. 

- CDGVAL 
Adalah sistem kereta shuttle otomatis gratis yang menghubungkan penumpang antara terminal 1/3 dan terminal 2. Dibagi menjadi 2 jalur yaitu CDGVAL dan LISA. 
Lama perjalanan 8 menit. 
- RER B 
Bandara Charles de Gaulle terhubung dengan pusat kota Paris melalui kereta RER B dari terminal 1, 2, dan 3. Express RER B non-stop express sampai stasiun Gare du Nord. Lama perjalanan 30-35 menit. Anda bisa menemukan kereta RER di: 
Aéroport Charles de Gaulle 1 station: terletak di Roissypole dekat Terminal 3. 
Aéroport Charles de Gaulle 2 TGV station:terletak di tengah Terminal 2C dan 2E (atau antara 2C dan 2F). 
- TGV 
Stasiun TGV bisa ditemukan di Terminal 2. Kereta ini melayani perjalanan langsung ke sejumlah kota di Perancis seperti Lille, Strasbourg, Dijon, Lyon, Marseille, Montpellier, Toulouse, Bordeaux, Nantes, Poitiers, Rennes, Toulon, as well as services t, dan juga ke kota Brussel Belgia.

* Bus 
- Roissybus, berangkat dari terminal 1 dan 2, dan perjalanan non stop sampai ke Palais Garnier. 
- Bus "Le Bus Direct" memiliki beberapa jalur/line ke Paris. Line 2 ke Place de l'Étoile, Porte Maillot Trocadéro, dan Menara Eiffel, line 3 ke Bandara Paris Orly, line 4 ke stasiun Gare Montparnasse dan Gare de Lyon railway stations.[63] 
- Bus RATP 350 dan 351 berangkat dari stasiun bus di Roissypole (dekat stasiun RER Terminal 1). 
- Bus "Magical Shuttle" berangkat dari semua terminal ke Disneyland Paris. 
- Bus malam Noctilien (Night Lines) N143 dan N140 beroperasi setelah jam 23.50 dan berangkat dari Terminal 1 pintu D12, Terminal 2 pintu 2, dan stasiun bus Roissypôle. Kedua jalur bus ini menuju stasiun Gare de l'Est Paris (N143 tiap 30 menit sekali, N140 tiap 1 jam).

* Bus jarak jauh (antar kota) 
OUIBUS melayani rute dari bandara Charles de Gaulle melalui terminal 3, station CDG 1 menuju London, Lyon, Lille, dan Brussel. 

2. Paris Orly Airport (Aéroport de Paris-Orly, ORY) 

Paris Orly Airport adalah bandara internasional di Paris yang terletak di Orly dan Villeneuve-le-Roi, 13 km selatan Paris, Prancis. Bandara ini bertindak sebagai bandara kedua Paris yang melayani rute penerbangan domestik dan juga internasional ke Eropa, Timur Tengah, Afrika, Pulau Karibia, Amerika Utara, dan Asia Tenggara. 

Paris Orly Airport pertama kali dibuka pada tahun 1932, dan merupakan satu-satunya bandara utama kota Paris sebelum dibangunnya bandara Charles de Gaulle. Meskipun saat ini sebagian lalu lintas sudah dialihkan ke bandara CDG, Bandara Orly tetap menjadi bandara Prancis tersibuk untuk penerbangan lokal. 

Bandara ini mencakup area seluas 15,3 km2 dan menempati lahan yang masuk ke dalam wilayah Essonne dan Val-de-Marne.

Bandara Orly memiliki 2 bangunan terminal yaitu Terminal Sud (South Terminal atau Terminal Selatan) and Terminal Ouest (West Terminal atau Terminal Barat). 

* Terminal Sud (Terminal Selatan)
Bangunan terminal selatan dengan fitur baja dan kaca ini terdiri dari 6 lantai. Lantai basemen (lantai -1) serta lantai 2, 3, dan 4 menjadi tempat fasilitas layanan bandara, restauran, dan juga kantor. Lantai 0 menjadi tempat fasilitas kedatangan dan juga toko-toko serta counter layanan. Sementara lantai 1 merupakan tempat gate keberangkatan. 

* Terminal Ouest (Terminal Barat)
Terminal Barat terdiri dari 2 lantai dan area gate. Lantai dasar (lantai 0) menjadi tempat fasilitas kedatangan seperti tenpat pengambilan bagasi, beberapa fasilitas layanan bandara, dan toko-toko. Area keberangkatan ada di lantai 1 dengan lebih banyak toko dan restauran. Area keberangkatan pusat ini terhubung ke 4 gate yang disebut Hall 1-4 yang terdiri dari 10A-10P, 20A-20L, 31A-31F, dan 40A-40G. 

* Kereta 
- Orlyval adalah layanan kereta shuttle gratis yang menghubungkan terminal selatan dan barat bandara Orly Paris. 
- RER B. Dari bandara Orly, penumpang bisa mengakses kereta RER B di stasiun Antony dengan menggunakan kereta shuttle Orlyval. Tiket dari Orly-Antony: €9.30. 
* Bus 
- Bus RATP. Tersedia 2 jenis bus: Orlybus menuju ke Denfert-Rochereau, dan Bus 183 menuju ke Porte de Choisy. 
- Bus "Le Bus Direct". Ada 2 jalur: Line 1 ke place Charles de Gaulle melalui stasiun Gare Montparnasse. Line 3 ke bandara Charles de Gaulle. 
- Bus VEA: bus shuttle langsung ke Disneyland paris. 
- Bus malam Noctillen: 
N22 ke Place du Châtelet di Paris dan stasiun gare de Juvisy 
N31 ke stasiun Gare de Lyon Paris 
N131 ke stasiun Gare de Lyon Paris dan gare de Brétigny-sur-Orge 
N144 ke stasiun gare de Paris-Est dan gare de Corbeil-Essonnes

Demikian informasi tentang 2 bandara paling terkenal di Paris, Prancis. Semoga membantu perjalanan Explorer ke Paris ya! See you again next time ;)

Artikel terkait:
33 Fakta Negara Prancis yang Perlu Anda Ketahui
Ini Dia 16 Jalur Kereta Metro di Paris

33 Fakta Negara Prancis yang Perlu Anda Ketahui

Prancis adalah salah satu negara  favorit banyak orang. Apakah Prancis juga negara favorit Anda? Kalau ya mulailah dengan mengenal negara ini sekarang. Berikut fakta-fakta singkat tentang negara Prancis yang perlu Anda ketahui agar Anda bisa lebih baik mengenal negara ini. 

1. Nama negara: Prancis
2. Ibukota: Paris
3. Kota terbesar: Paris 
4. Bahasa nasional: Prancis
5. Kebangsaan: Prancis
6. Bentuk negara: Republik
7. Bentuk pemerintahan: Semi-Presidensial (memiliki presiden dan perdana menteri)
8. Presiden (Kepala Negara) saat ini: Emmanuel Macron (per 14 Oktober 2017)
9. Perdana Menteri (Kepala Pemerintahan) saat ini: Édouard Philippe (per 14 Oktober 2017)
10. Ketua Senat: Gérard Larcher (per 14 Oktober 2017)
11. Ketua Majelis: François de Rugy (per 14 Oktober 2017)
12. Periode pergantian presiden: 5 tahun.

13. Warna bendera: Biru, Putih, Merah (vertikal)
14. Motto: "Liberté, égalité, fraternité" (Kemerdekaan, Persamaan, Persaudaraan)
15. Lagu kebangsaan: "La Marseillaise"
16. Hari Nasional: French National Day/Bastille Day (14 Juli). Dalam bahasa Perancis disebut: la Fête nationale (The National Celebration). 
17. Termasuk kawasan: Eropa Barat
18. Zona waktu: GMT+1 (Kawasan Eropa Tengah). Musim panas: GMT+2

19. Batas negara:
Utara: Laut Utara (North Sea)
Selatan dan barat daya: Spanyol, Andora
Timur: Jerman, Swiss
Timur Laut: Belgia, Luxemburg
Barat: Laut Atlantik
Barat Laut: Selat Inggris (English Channel)
Tenggara: Laut Mediterania, Italia, Monako
Julukan: The Hexagon (karena bentuk negaranya)

20. Wilayah Teritorial Luar Negeri:
Di Amerika Selatan: Guyana Perancis (French Guiana)
Di Laut Pasifik: French Polinesia (New Caledonia, Wallis dan Futuna, Clipperton Island)
Laut Hindia: Réunion island, Mayotte, Kerguelen Islands, Crozet Islands, St. Paul and Amsterdam islands, and the Scattered Islands in the Indian Ocean
Laut Atlantik: Saint Pierre and Miquelon, Guadeloupe, Martinique, Saint Martin and Saint Barthélemy.
Laut antartika: Adélie Land.

21. 10 Kota Terbesar:
Paris – Kota Cahaya
Mersaille – kota metroplitan kedua setelah Paris, terkenal dengan pelabuhan kotanya.
Lyon – Ibukota kuliner Perancis.
Toulouse – Kota Pink, dengan bangunan dari bata yang menjadi ciri khasnya.
Nice – Kota pantai.
Nantes – Kota hijau, terkenal dengan Jules Verne, seafarers, crêpes dan Breton.
Strasbourg – kota budaya dengan kota tua dan sejumlah institusi Eropa.
Montpellier
Bordeaux – Kota Wine, juga terkenal dengan mansion batu tradisionalnya.
Lille – Kota dinamis dengan banyak kegiatan kebudayaan yang aktif.

22. Hari Libur:
Tahun Baru (New Year/Nouvel An/Jour de l'an - 1 Januari)
Hari Buruh (May Day/Fête du Travail - 1 Mei)
Hari Kemenangan (Victory Day/Fête de la Victoire 1945 - 8 Mei)
Ascension Day (l'Ascension) 
White Monday (Lundi de Pentecôte)
Hari Nasional (Bastille Day/Fête nationale - 14 Juli)
Hari Gencatan Senjata (Armistice Day/Jour du Souvenir / Jour de l'Armistice 1918 - 11 November)
Hari Paskah (Easter/Pâques – Tanggal berubah-ubah)
The Assumption of Mary into Heaven (l'Assomption - 5 Agustus)
All Saints' Day (La Toussaint - 1 November)
Natal (Christmas/Noël - 25 December)
Libur Sekolah (School holiday: akhir Oktober-awal November, Natal, Paskah, antara Hari Buruh dan Hari Kemenangan).
Liburan musim panas/Summer Hoiday (Jumat pertama bulan Juli s.d Senin pertama bulan September). Semua sekolah di Perancis libur. Pada dan sekitar periode ini jalanan dan tempat wisata sangat ramai dan harga-harga tiket kereta dan pesawat naik drastis. Banyak traveler menghindari periode ini.

'Black Saturday' (Samedi noir): Weekend awal/akhir liburan di mana jalanan macet akibat lalu lintas kendaraan yang berangkat/pulang liburan.

23. Kuliner/Makanan khas: Baguette, Macaron, Croissant, Crème brûlée, Wine
24. Brand fashion terkenal asal Perancis: Hermes
25. Mata uang:
Euro (EUR). 1 Euro = Rp 16.145 (per 15 Oktober 2017)
26. Jenis visa masuk: Visa Schengen
27. Bandara Internasional:
Bauvais Airport (80 km barat laut Paris)
28. Maskapai nasional: Air France (AF)
29. Letak setir kendaraan roda empat: Kanan (sama seperti Indonesia)
30. Format tanggal: hari/bulan/tahun (sama seperti Indonesia)
31. Kode telepon: +33
32. Telepon darurat: 112, 15 (medis), 17 (polisi), 18 (pemadam kebakaran)
33. Colokan listrik: Europlug, Tipe E

Demikian 33 fakta singkat tentang negara Perancis yang perlu Anda ketahui. Merasa mengenal dan 'lebih dekat' dengan Perancis sekarang? We hope so :)

Mau menginap di Gresham Palace Budapest? Bisa, Begini Caranya!

Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest

Gresham Palace atau Gresham-palota adalah salah satu bangunan dan landmark terkenal di Budapest, Hongaria. Bangunan megah bergaya neo klasik ini dibangun pada tahun 1904-1906 oleh perusahaan asuransi Gresham Company, dan dari nama perusahaan inilah, nama Gresham Palace berasal. Dulunya Gresham Palace dipergunakan sebagai rumah tinggal aristokrat-aristokrat kaya yang berhubungan dengan Gresham Company. 

Pada masa Perang Dunia II, para tentara uni soviet menguasai dan tinggal di istana megah ini. Dan setelahnya, Gresham Palace terbengkalai dan digunakan sebagai bangunan apartemen pada masa pemerintahan Republik Rakyat Hongaria. Setelah pemerintahan demokrasi kembali, yaitu pada tahun 1990, pemerintah nasional Hongaria menghibahkan bangunan ini ke kota Budapest.

Pada akhirnya pada tahun 2001, Gresham Palace dibeli oleh sebuah perusahaan Irlandia Quinlan Private dibawah manajemen Four Seasons Hotels. Dan sejak tahun 2004 hingga sekarang, bangunan megah menyerupai istana ini pun dibuka sebagai cabang Four Seasons Hotel kota Budapest.

Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest
Gresham Palace dilihat dari sisi area Buda, kota Budapest
Untuk mengoperasikannya kembali, sebelumnya Gresham Palace telah direkonstruksi untuk mengembalikan keindahan dan kemegahan masa lampau diantaranya adalah 2 juta ubin mozaik, tangga Grand Staircase, lantai kaca warna, dan lift dari besi tempa yang semuanya sekarang menjadi ciri khas dan fitur unggulan Four Seasons Hotels Gresham Palace Budapest.

Selain mengembalikan kejayaan arsitektur masa lampau, manajemen hotel juga menambahkan banyak fasilitas modern demi kenyamanan para tamu seperti kolam renang indoor, spa, dan fasilitas fitnes. Dan jadilah sebuah hotel istana yang tak hanya merupakan hotel terkenal tetapi juga landmark bersejarah yang memadukan nuansa klasik dari masa lampau dengan fasilitas yang nyaman dan mewah dari abad 21 :)

Sebagai salah satu landmark sekaligus hotel paling terkenal di Budapest, Hungaria, hotel istana ini pun sering menjadi lokasi syuting film, salah satunya adalah film “Spy” pada tahun 2004 yang berkisah tentang agen CIA yang bertugas dari Paris, Roma, hingga Budapest :D (tipe film favorit nih, action+traveling :D)

Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest
Gresham Palace terletak tepat di ujung Chain Bridge di area Pest
Dan dengan kepopuleran dan nilai sejarahnya, Gresham Palace (Four Seasons Hotels Budapest) juga menjadi salah satu incaran para wisatawan dan traveler untuk merasakan menginap di hotel landmark bersejarah ini. Anda juga mau? Bisa banget! Selain bisa menikmati nuansa interiornya yang bergaya Art Nouveau seperti di Perancis dan meresapi nilai sejarahnya, Gresham Palace Budapest juga menjadi salah satu tempat paling strategis untuk menikmati nuansa dan pemandangan indah kota Budapest baik siang maupun malam hari, bahkan ketika Anda sedang berada di kamar :D. Enak kan?

Bagaimana tidak, Gresham Palace Four Seasons Hotel Budapest memiliki lokasi yang sangat strategis karena terletak tepat di pusat kota tua Budapest di mana sebagian besar landmark-landmark terkenal kota Budapest berada dekat dengan hotel ini. Sebut saja Chain Bridge, Buda Castle, Parliament Building, Fisherman’s Bastion, Matthias Church, Shoes on the Danube, dll. Bahkan Anda bisa menikmati pemandangan langsung lurus ke arah Chain Bridge dan sungai Danube dari Gresham Palace karena bangunan ini memang terletak tepat di tepi sungai Danube, di depan salah satu ujung Chain Bridge yang terletak di area Pest. Keren banget kan? :D

Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest
View Chain Bridge dari jendela kamar :)
Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest
View Buda Castle dari jendela kamar :)
Kalau tidak menginap, Anda juga tetap bisa sekilas menikmati nuansa indah hotel ini dengan makan di restaurannya. Tapi jika ingin maksimal, menginap saja barang satu atau dua malam, atau selama yang Anda mau :D. Dengan memilih kamar dengan river view Anda akan disuguhi pemandanga kota Budapest yang menakjubkan dan romantis tepat di depan mata...

View Chain Bridge dari Four Seasons Hotel Gresham Palace
View sisi area Buda di malam hari dilihat dari Gresham Palace
Tak sabar ingin menghabiskan malam di hotel istana ini? ;) Tinggal booking saja di sini sebelum kehabisan kamar :). Dan pengalaman tak terlupakan tinggal di hotel istana landmark pun tak sekedar mimpi, just a click away ;)

Alamat Four Seasons Hotel Gresham Palace Budapest: Széchenyi István tér 5-6., 1051 Budapest, Hungary.

Fasilitas:
* Free Wi-fi
* Tempat penuaran mata uang
* Restauran dan bar
* Kolam renang infinity edge pool
* Spa dan fitnes, dll.


All texts (c) Explorer Guidebook. All rights reserved.

Artikel Terkait:
10 Tempat Wisata Terkenal di Budapest, Hongaria

10 Tempat Wisata Terkenal di Budapest, Hongaria

Fisherman's Bastion tempat wisata terkenal di Budapest Hongaria Hungaria Hungary Eropa

Tempat Wisata Terkenal di Budapest Hongaria - Budapest merupakan ibukota negara Hungaria (Hongaria) yang terkenal memiliki banyak bangunan tua megah peninggalan abad pertengahan yang menjadi ciri khas kota ini. Tak heran jika kota ini telah lama menjadi salah satu kota destinasi wisata terkenal yang paling banyak dikunjungi di Eropa. Budapest juga memiliki banyak bangunan megah dengan arsitektur Baroque style seperti halnya bangunan-bangunan di Perancis. 

Kota Budapest sendiri dibagi menjadi dua area oleh sungai Danube, yaitu Buda yang berada di sisi timur sungai, dan Pest yang berada di sisi barat sungai. Sebagian besar tempat wisata di kota Budapest terbagi di antara kedua sisi sungai ini. Ingin tahu apa saja tempatnya? Berikut 10 tempat wisata paling terkenal di Budapest, Hongaria yang kami rekomendasikan untuk Anda kunjungi.

Hungarian Parliament Building atau Országház adalah gedung parlemen yang menjadi tempat kerja dewan parlemen negara Hongaria. Gedung parlemen ini terletak tepat di tepi sungai Danube, tepatnya di Lajos Kossuth Square, area Pest, kota Budapest, Hongaria. Tidak jauh dari jembatan Chain Bridge. Gedung Parlemen Hongaria adalah salah satu gedung legislatif tertua di Eropa dan telah lama menjadi salah satu landmark kota Budapest dan negara Hongaria, serta menjadi salah satu tempat wisata paling terkenal di Hongaria yang paling banyak dikunjungi. Jika Anda ke Budapest, harus melihat gedung parlemen ikonik ini :)

Selesai dibangun pada tahun 1902, Hungarian Parliament Building adalah gedung parlemen terbesar di dunia pada kala itu. Bahkan hingga kini, gedung parlemen ini masih menjadi bangunan terbesar di Hongaria dan tertinggi di Budapest, dan merupakan gedung parlemen terbesar ke-3 di dunia. Pembangunannya sendiri membutuhkan waktu 17 tahun sejak tahun 1885, dan gedung ini memiliki panjang 268 m dan lebar 123 m. Puncak tertingginya (puncak kubah) adalah setinggi 96 m, dan bangunan ini memiliki total 10 halaman gedung, 13 elevator, 27 gerbang, 29 tangga, dan 691 ruangan, serta 242 patung baik di dalam maupun di luar ruangan.

Sekilas mirip dengan Houses of Parliament di London baik dari segi arsitektur maupun letak, Gedung Parlemen Hongaria memiliki gaya arsitektur Gothic Revival dengan kubah bergaya arsitektur Renaissance. Letaknya tepat di tepi sungai Danube, sama seperti Houses of Parliament yang terletak di tepi sungai Thames, London. Gedung parlemen Hongaria memiliki layout simetris, yaitu terdiri dari dua sayap (hall) simetris dengan bagian kubah di bagian tengah. Dari dua bagian simetris ini, satunya digunakan untuk kepentingan politik dan satu lagi digunakan untuk kepentingan tur wisata pengunjung. Pintu masuknya sendiri bisa diakses dari Kossuth Square di bagian depan gedung. Selain mengunjungi langsung dan melihat secara dekat, Anda juga bisa melihat Parliament Building dari seberang sungai dan dari atas Fisherman's Bastion untuk melihat bentuk utuhnya dan mendapatkan perspektif yang berbeda. Tertarik? ;)

Buda Cstle dilihat menyamping dari seberang sungai
Buda Castle, atau dalam bahasa Hungaria Budavári Palota, adalah kompleks kastil dan istana bersejarah yang pada zaman dahulu menjadi tempat tinggal raja-raja Hungaria. Dulunya disebut sebagai Royal Palace (Királyi-palota) dan Royal Castle (Királyi Vár). Kompleks istana Buda Castle berada di area Buda, kota Budapest, Hungaria, tepatnya di atas puncak bukit Castle Hill (Várhegy) bagian selatan, di pinggir sungai Danube sebelah timur. Dari lokasinya lah, nama Buda Castle berasal (jadi tidak ada hubungannya dengan agama Budha. Kayaknya :p). Area tempat dan sekitar Buda Castle disebut Castle District.

Buda Castle dibangun pertama kali pada tahun 1265 dan memiliki luas area hingga 4,73 km2. Dengan ukurannya yang cukup besar dan letaknya yang tinggi di puncak bukit, Buda Castle terlihat menonjol dari kejauhan dan terihat mendominasi area Buda di sisi timur sungai Danube. Dari seberang sungai, Anda bisa dengan mudah mengenali Buda Castle dengan kubah hijau tunggalnya yang menonjol dan dinding depannya yang membentang hingga 300 m menghadap sungai.

Buda Castle dan Chain Bridge di malam hari
Dibangun sejak abad 13, Buda Castle telah mengalami banyak sekali perubahan hingga saat ini. Kompleks istana yang Anda lihat sekarang adalah hasil dari beberapa kali rekonstruksi mengingat istana ini pernah mengalami banyak sekali penghancuran, terutama pada masa Perang Dunia ke-2. Proses rekonstruksi cukup berhasil namun banyak hiasan dan ornamen interior yang indah dan rumit khas istana kerajaan seperti lukisan dinding dan atap, tidak bisa dipulihkan.

Saat ini gaya arsitektur Buda Castle adalah perpaduan dari beberapa gaya arsitektur, seperti gothic abad pertengahan (seperti kastil-kastil di Inggris) dan Baroque style (seperti istana-istana di Perancis. Tidak heran, kalau Anda melihat orang berfoto di sini, mungkin Anda mengiranya di Perancis, karena nuansanya memang sangat mirip :) ). 

Selain bangunannya sendiri yang memiliki banyak riwayat, Buda Castle juga memiliki banyak nilai sejarah karena telah menjadi saksi banyak gejolak dan juga peristiwa bersejarah di kota Budapest dan Hungaria selama berabad-abad. Kompleks istana ini juga pernah dikuasai oleh berbagai rezim penguasa. Mulai dari era kerajaan abad pertengahan Hungaria, kekaisaran Ottoman Turki, Nazi Jerman, hingga sejumlah penerus tahta kerajaan Hungaria selanjutnya.

Dengan luas area mencapai 4,73 km2, Buda Castle merupakan kompleks istana yang sangat besar dan terbagi menjadi 6 sayap yang dinamai sayap A hingga F. Saat ini, ada 3 institusi yang menempati Buda Castle yaitu Hungarian National Gallery, Budapest History Museum, dan National Széchényi Library

Hungarian National Gallery menempati sayap A, B, C, dan D, termasuk juga Palatinal Crypt (ruangan bawah tanah). Museum ini memamerkan koleksi yang menunjukkan sejarah kesenian Hungaria sejak abad 11 hingga kini. 

Budapest History Museum menempati sayap E di bagian selatan. Museum ini meliputi 4 lantai termasuk Royal Chapel dan Gothic Hall. Museum ini memajang koleksi yang menggambarkan sejarah kota Budapest sejak berdiri hingga era modern. 

Sementara National Széchényi Library yang merupakan perpustakaan nasional Hungaria menempati sayap F. Perpustakaan ini berisi koleksi manuskrip dan juga buku-buku antik dan langka. 

Selain memiliki banyak ruangan yang terbagi dalam beberapa sayap, kompleks istana Buda Castle juga memiliki beberapa taman dan halaman istana yang luas. Salah satu halaman yang paling terkenal adalah Lion Courtyard yang merupakan halaman dalam kompleks istana yang dipagari oleh bangunan sayap C, D, E, dan F. Ada juga sejumlah hiasan patung, monumen, dan juga air mancur yang tersebar di sejumlah titik di halaman Buda Castle. 

Hmm, banyak ya yang bisa dilihat di Buda Castle di Budapest. Tertarik mengunjungi kompleks istana megah ini? 

3. Chain Bridge, Budapest
Chain Bridge yang ikonik
Entah kenapa hampir semua kota wisata terkenal di Eropa dan juga Amerika pasti memiliki sungai yang membelah pusat kotanya. Mungkin karena dulunya, sungai menjadi salah satu jalur transportasi utama dan perdagangan kali ya, makanya area yang paling berkembang pasti di sekitar sungai #analisissotoy :p.

Dan pastinya, di mana ada sungai di situ pasti ada jembatan. Jembatan di kota-kota ini juga pasti terkenal dan menjadi ikon kota tersebut. Sebut saja Tower Bridge yang melintasi Sungai Thames di London, Charles Bridge yang melintasi Sungai Vlatva di Praha, Ponts des Arts yang melintasi Sungai Seine di Paris, dan Brooklyn Bridge yang melintasi East River di New York. Seperti halnya kota-kota tersebut, Budapest juga tak ketinggalan dengan jembatan Chain Bridge-nya yang melintasi Sungai Danube.

Chain Bridge atau zéchenyi lánchíd adalah jembatan paling terkenal di Budapest, Hongaria. Jembatan ini melintasi sungai Danube dan menghubungkan area Buda (di sisi barat sungai) dan Pest (di sisi timur sungai). Jembatan yang menjadi salah satu landmark kota Budapest ini selesai dibangun pada tahun 1849 dan memiliki panjang hingga 375 m dengan lebar 14,8 m. 

Chain Bridge merupakan jenis jembatan suspensi atau jembatan gantung dimana strukturnya hanya ditopang oleh dua tiang/menara beton dan selebihnya digantung dengan rantai-rantai besi. Dari rantai-rantai pengantungnya inilah, nama ‘Chain Bridge’ (Jembatan Rantai) berasal. Sekilas bentuk Chain Bridge mirip seperti Brooklyn Bridge di New York, Amerika Serikat. Seperti Brooklyn Bridge, Chain Bridge juga memiliki dua lajur kecil terpisah di kanan-kiri lajur utamanya yang diperuntukkan khusus untuk jalur pejalan kaki.

Dan seperti jembatan Tower Bridge di London, Chain Bridge juga terletak dekat dengan tempat-tempat wisata utama di Budapest, seperti Buda Castle, Castle Hill Funicular (kereta tram), dan Gresham Palace. Dengan ketenarannya, bentuknya yang khas, dan lokasinya yang strategis, tak heran jika Chain Bridge menjadi salah satu tempat wisata di Budapest yang paling banyak dukunjungi oleh wisatawan. Jembatan ini bisa jadi acuan Anda untuk mulai menjelajah kota Budapest. Selain itu, pemandangan dari dan sekitar Chain Bridge juga indah baik di siang ataupun malam hari. Tertarik ke sini?

Fisherman's Bastion tempat wisata terkenal di Budapest Hongaria Hungaria
Fisherman's Bastion dengan menara bak kastil kuno
Fisherman’s Bastion, atau dalam bahasa Hungaria Halászbástya, adalah sebuah teras luas dan bertingkat yang menjadi salah satu landmark kota Budapest, Hungaria. Bangunan ini terletak di area Buda, tepatnya di dekat gereja Mathias Church, di atas puncak bukit Castle Hill, kota Budapest, Hongaria.

Fisherman’s Bastion dibangun antara tahun 1902-1905 untuk semata-mata tujuan dekoratif. Lokasi yang kini ditempati oleh Fisherman’s Bastion dulunya adalah sebuah benteng kota kuno yang pada abad pertengahan dijaga oleh serikat nelayan yang tinggal di area di dekatnya yaitu di kota Vízívaros (watertown), di kaki bukit Castle Hill. Dari nelayan inilah, nama ‘Fisherman Bastion’ berasal, yang berarti ‘Benteng Pertahanan Nelayan’. Sebuah pasar ikan kuno dulunya juga berlokasi di tempat ini.

Fisherman’s Bastion dibangun gaya arsitektur romawi baru dan neo-gothic yang indah, dan memiliki menara-menara yang lancip seperti kastil-kastil di cerita dongeng. Total ada 7 menara di bangunan teras ini, yang masing-masing melambangkan suku Magyar, yang pada tahun 896 menghuni Hungaria.

Selain bentuknya yang indah dan ikonik, Fisherman’s Bastion juga memiliki posisi yang strategis. Selain strukturnya sendiri yang tinggi karena dibuat bertingkat, teras ini juga terletak tinggi di atas bukit Castle Hill seperti halnya Buda Castle. Lokasinya tepatnya berada di belakang gereja Mathias Church di Castle District, bukit Castle Hill, area Buda, kota Budapest. Dari teras dan menara Fisherman’s Bastion, Anda bisa mendapatkan panorama yang indah ke arah sungai Danube dan juga area Pest di seberang sungai. Termasuk perspektif unik dan dramatis dari Parliament Building di seberang sungai seperti foto pertama :)

Dengan bentuknya yang indah dan lokasinya yang strategis, tidak heran jika Fisherman’s Bastion menjadi salah satu ikon dan landmark Budapest, dan menjadi salah satu daya tarik wisata terbesar di kota ini. Jadi kalau Anda traveling ke Budapest, jangan lupa ya mampir ke tempat ini :)


Mathias Church adalah gereja indah bergaya Romanesque style yang terletak di depan Fisherman’s Bastion, di pusat Castle District, area Buda, kota Budapest, Hongaria. Gereja ini menjadi salah satu bangunan terkenal di Budapest karena letaknya tepat di depan Fisherman’s Bastion, sehingga banyak wisatawan yang melihat atau melaluinya saat mengunjungi Fisherman’s Bastion.

Selain itu, Mathias Church dulunya juga merupakan gereja terbesar pada masa abad pertengahan di Buda. Gereja yang dibangun pada tahun 1015 ini juga menjadi tempat beberapa peristiwa penting di Hungaria seperti tempat penobatan raja Charles IV pada tahun 1916 dan juga tempat pernikahan raja Mathias. Saat ini, Mathias Church masih aktif berfungsi sebagai gereja kota.

6. Szechenyi Bath (Pemandian Air Panas)
Szechenyi Bath (Pemandian Air Panas)
Szechenyi Bath, tempat pemandian air panas paling terkenal di Budapest
Széchenyi Bath adalah tempat pemandian air panas terkenal yang terletak di kota Budapest, Hongaria. Tempat pemandian air panas ini dibangun pada tahun 1909 dan menempati bangunan megah bergaya Neo Baroque style, yang sekilas mirip seperti bangunan istana kuno khas Eropa. 

Széchenyi Bath merupakan tempat pemandian air panas terbesar di Eropa dan memiliki luas area hingga 6.220 m2. Air panasnya bersumber dari 2 sumber mata air panas alami yang masing-masing bersuhu 74°dan 77°C. Air termal ini diklaim mengandung sejumlah mineral yang bermanfaat seperti sulfat, kalsium, magnesium, bikarbonat, asam florida, dan juga asam bikarbonat yang dapat memberikan efek kesehatan dan pengobatan/terapi seperti untuk sakit tulang dan sendi. 

Saat ini Széchenyi Bath memiliki 3 kolam outdoor dan 15 kolam indoor yang masing-masing dapat digunakan campur untuk laki-laki ataupun perempuan, tidak lagi terpisah seperti dulu. Kolam pemandian air panasnya memiliki suhu yang bervariasi. Tiga kolam outdoornya (kolam renang, kolam adventure, dan kolam berendam) memiliki suhu antara 27-38°C, sementara kolam indoornya memiliki suhu antara 18-38°C. Kolam renang bagian outdoor memiliki kedalaman 0,8-1,7 meter, sementara kolam adventurenya memiliki kedalaman 0,8 meter. 

Selain berenang dan berendam di kolam air panas, para pengunjung juga bisa menikmati sauna dan steam, dan juga pijat. Széchenyi Bath cocok dikunjungi pada akhir kunjungan Anda di kota Budapest sebagai tempat untuk rileks seharian setelah lelah mengelilingi kota Budapest beberapa hari sebelumnya. Tempat ini tak hanya menjadi favorit para wisatawan tetapi juga warga lokal. Karena itulah tempat pemandian air panas ini tidak pernah sepi pengunjung baik siang ataupun malam hari.

Anda bisa menemukan Szechenyi Bath dengan mudah karena letaknya yang tidak jauh di pusat kota, bahkan terletak tepat di taman kota City Park kota Budapest, tidak jauh dari Heroes’ Square. Jadi jangan lupa ya mampir ke Szechenyi Bath kalau Anda ke Budapest.

7. Shoes on the Danube
Shoes on the Danube di malam hari. Tampak Buda castle dan Castle Bridge di kejauhan
Ini dia yang unik dan belum banyak yang tahu :p. Satu lagi monumen yang unik dan juga terkenal di Budapest adalah Shoes on the Danube. Monumen ini berupa ‘patung’ deretan sepatu yang berada di teras tepi sungai Danube di sisi Pest (timur sungai), kota Budapest, Hongaria. Lokasinya adalah di dekat Zoltan Street, sekitar 300 meter sebelah selatan Gedung Parlemen Hongaria (Parliament Building) dan dekat Hungarian Academy of Sciences; antara Roosevelt Square dan Kossuth Square.

Meskipun terlihat seperti sepatu-sepatu biasa, jangan coba-coba untuk mengangkatnya yak wkwk... Selain cukup berat karena terbuat dari perunggu, sepetu-sepatu ini juga ditempelkan ke dinding tanggul sungai. Jadi memang tidak bisa diangkat atau dipindah-pindahin :D

Deretan sepatu-sepatu ini memang terbuat dari besi/perunggu dan dibuat oleh Can Togay (seorang direktor film) bersama seorang pembuat patung bernama Gyula Pauer. Monumen ini dibuat pada tahun 2005 untuk mengenang 3500 orang (800 di antaranya adalah warga Yahudi Budapest) yang dibu*uh oleh militan fasis Arrow Cross pada masa Perang Dunia ke-2 di Budapest, yaitu antara tahun 1944-1945. (Btw, sejarah semua negara berkaitan ya, masa2 pentingnya pasti sekitaran tahun itu, termasuk Indonesia :D. Perangnya global sih ya :p ). 

Shoes on the Danube, tampak sebagian bangunan Parliament Building di foto kanan
Pada masa itu para korban disuruh untuk melepas sepatunya dan berdiri di tepi sungai, lalu ditembak sehingga tubuh mereka jatuh ke sungai dan terbawa arus. Monumen Shoes on the Danube menggambarkan sepatu-sepatu yang ditinggalkan oleh para korban.

Total ada 60 pasang sepatu di monumen ini, ada sepatu laki-laki dan juga perempuan, yang bentuknya dibuat mirip dengan model sepatu yang ada pada masa itu dan posisinya sengaja dibuat tidak teratur, agar benar-benar tampak seperti sepatu-sepatu yang ditinggalkan.. (entah kenapa saya merasa sedih di sini :'( ).

Sepatu-sepatu dari perunggu ini ditempelkan ke dinding batu tanggul sungai Danube dan di belakangnya terdapat sebuah bangku batu sepanjang 40 m dengan tinggi 70 cm. Di tiga titik bangku terdapat 3 plakat peringatan dan tulisan “To the memory of the victims shot into the Danube by Arrow Cross militiamen in 1944–45".

Hmm.. jadi sedih. Kalau kalian ke Budapest mampir ya ke monumen sepatu di tepi sungai Danube ini... Para pengunjung juga biasanya meninggalkan bunga, lilin, atau ucapan sebagai tanda belasungkawa dan pengormatan untuk para korban. Viewnya juga bagus lho, pemandangan sungai Danube dengan bangunan-bangunan cantik di sekelilingnya serta Parliament Building, Buda castle, dan jembatan Chain Bridge yang ikonik. Indah baik siang maupun malam :)

City Park (atau dalam bahasa Hongaria Városliget) adalah taman kota terkenal di Budapest, Hongaria. Taman kota ini terletak tidak jauh dari pusat kota Budapest, tepatnya di distrik XIV kota Budapest, Hongaria. Pintu masuknya adalah dari alun-alun Heroes’ Square. City Park Budapest memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran 1400 x 970 m dengan luas area 1,2 km2. 

Beberapa bangunan dan tempat penting yang berada di dan sekeliling City Park Budapest adalah Széchenyi Bath, Vajdahunyad Castle, Budapest Zoo, Municipal Circus, Gundel Restaurant, Budapest Circus Building, Budapest Transport Museum, Museum of Fine Arts, Palace of Art, dan Heroes’ Square. Anda bisa sekalian mengunjungi tempat-tempat tersebut sekaligus jika City Park :)

Heroes’ Square (atau dalam bahasa Hungaria Hősök tere) adalah salah satu alun-alun utama kota Budapest, Hongaria. Alun-alun ini terletak di salah satu ujung taman City Park Budapest, tepatnya di samping Andrássy ut/Avenue. Heroes’ Square sendiri diapit oleh 2 bangunan penting yaitu Museum of Fine Arts di sebelah kiri dan Palace of Art (Hall of Art) di sebelah kanan.

Sementara di bagian tengah alun-alun terdapat sebuah monumen yang menandai alun-alun ini. Monumen tersebut adalah Millennium Memorial atau Millenáriumi Emlékmű yang juga menjadi landmark kota Budapest. Millennium Memorial dibangun pada tahun 1896 untuk memperingati hari jadi ke-1000 penaklukan Carpathian Basin dan juga pendirian negara Hongaria.

Millennium Memorial terdiri dari dua deretan tiang dengan posisi melengkung yang simetris kanan-kiri dan mengapit sebuah tiang tinggi di bagian tengah. Pada masing-masing deretan tiang yang melengkung terdapat 7 patung yang menggambarkan 7 tokoh penting dalam sejarah Hongaria. Sementara pada tiang yang tinggi, bagian atasnya dihiasi patung malaikat Jibril. Selain itu, masih ada satu lagi fitur dari monumen ini yaitu tanda batu untuk memperingati para pahlawan yang gugur dalam peperangan kemerdekaan Hongaria. Meskipun tampak seperti makam, tanda batu ini hanyalah sebuah ‘simbol’, bukan makam sungguhan yang berisi jenazah di dalamnya.

Hungarian State Opera House (atau Magyar Állami Operaház) adalah gedung opera house bergaya neo renaissance yang terletak di tengah kota Budapest, tepatnya di jalan Andrássy út. Gedung opera yang dibangun pada tahun 1875 oleh raja Franz Josep I ini merupakan gedung opera terbesar kedua di Budapest dan di Hongaria. 

Saat ini Hungarian State Opera House masih berfungsi dan masih menyajikan pertunjukan opera yang biasanya berlangsung antara bulan September sampai akhir Juni. Gedung opera house ini juga menjadi basement bagi kelompok balet nasional Hongaria. Meskipun masih aktif sebagai tempat pertunjukan, Anda tetap bisa tur mengelilingi gedung opera ini dan melihat bagian-bagian dan interiornya. Tur dibuka hampir setiap hari dan tersedia dalam 6 bahasa termasuk bahasa Inggris. Tertarik? :)

Demikian 10 tempat wisata paling terkenal di Budapest, Hungaria yang wajib dikunjungi. Jangan lupa mampir ya kalau jalan-jalan ke Budapest ;)


Keindahan Kastil Neuschwanstein di Jerman

Kastil Neuschwanstein Catle di Jerman
Neuschwanstein Castle di musim gugur dan musim dingin
Neuschwanstein Castle (dalam bahasa jerman Schloss Neuschwanstein) adalah sebuah kastil megah yang berdiri di puncak bukit nan hijau yang terletak di atas desa Hohenschwangau, dekat kota Fussen, provinsi Bavaria tenggara, Jerman. Kastil ini dibangun pada tahun 1969 atas perintah raja Bavaria Ludwig II sebagai tempat mengasingkan diri dan juga bentuk penghormatan untuk idolanya, Richard Wagner, seorang komposer terkenal.

Brandenburg Gate: Ikon Kota Berlin dan Negara Jerman


Tempat Wisata Terkenal di Jerman. Brandenburg Gate adalah gerbang kota yang menjadi monumen sekaligus landmark dan ikon paling terkenal dari negara Jerman. Gerbang bergaya neo klasik ini dibangun oleh raja Prussia Frederick William II pada tahun 1791 sebagai lambang perdamaian. Brandenburg Gate dibangun di area yang dulu ditempati oleh gerbang kota yang menandai dimulainya jalan dari Berlin ke Brandenburg an der Havel, karena itu dinamai Gerbang Brandenburg (Brandenburg Gate/Brandenburger Tor). 

Jika Anda ingin melihat gerbang ini, Anda bisa menemukannya dengan mudah karena terletak di pusat kota Berlin dan dekat dengan tempat-tempat terkenal lainnya. Gerbang ini berada di persimpangan Unter den Linden dan Ebertstraße, tepat di sebelah barat alun-alun Pariser Platz. Brandenburg Gate juga merupakan pintu masuk simbolis ke Unter den Linden, yaitu boulevard (jalan lebar) yang dihiasi deretan pohon linden (sejenis pohon limau) yang menuju langsung ke Berlin City Palace (Berliner Stadtschloss).


Selain terkenal karena bentuknya yang klasik dan khas monumen-monumen di Eropa, Brandenburg Gate juga memiliki banyak nilai sejarah karena menjadi saksi sejarah yang penuh gejolak dari negara Jerman dan juga Eropa, seperti Perang Dunia ke-2 dan juga perpisahan dan persatuan kembali negara Jerman. Banyak peristiwa penting yang terjadi di gerbang ini, seperti pidato peruntuhan dan peruntuhan Tembok Berlin yang berdiri tepat di depan gerbang, dan juga perayaan besar-besaran 20 tahun runtuhnya Tembok Berlin pada tahun 2009 lalu.

Sebagai ikon negara Jerman, Brandenburg Gate juga sering sekali muncul di media-media dan menjadi pusat berbagai aktivitas yang terjadi di kota Berlin, Jerman. Brandenburg Gate bersama alun-alun Pariser Platz dan Straße des 17. Juni yang menjadi ruang terbuka untuk umum sering sekali menjadi tempat-tempat event besar yang menarik banyak massa seperti perayaan malam tahun baru, nonton bareng pertandingan olahraga, dan juga berbagai pertunjukan dan pesta. Brandenburg Gate juga biasanya menjadi tempat finish Berlin Marathon. 2018 European Athletics Championships tahun depan juga kabarnya akan diadakan di tempat ini.

Hmm must-see ya Brandenburg Gate ini :) Belum ke Berlin kalau belum pamer foto di Brandenburg Gate :D

Artikel Terkait:
Ini Dia Sisa Tembok Berlin yang Jadi Tempat Wisata Terkenal